Tualang
Di beranda selepas petang mengantar senja
Sepi melantunkan lagu lirih penuh nestapa
Tapi hati sudah tak penuh luka
Hela napas dalam penuh rela
Teh hangat meski sudah tak sehangat saat kamu di sisiku
Tapi aku menikmatinya
Menikmati setiap teguk penuh hening
Tak tergesa-gesa
Leher tak lagi tercekik
Napas sudah sangat lega
Aku siap menjelajahi rimba yang baru
Tak apa jika harus tersesat lagi
Tapi semoga setelahnya tetap membersamai
Sebab hidup ada tualang tanpa henti
Komentar
Posting Komentar