Ciputat Sanaan Dikit

Rintik hujan sengaja basahi dahan

Ciputat begitu gersang

Tetapi aku tidak peduli Ciputat

Sebab sedikit kesanaan lagi, aku mencintainya


Dalam kepala yang riuh

Aku ingin berwisata

Menyantap sepiring senja yang hangat

Ke Ciputat, tapi sanaan dikit


Oh Tuhan, berikanlah jalan yang lurus, nikmat, dan tak berlubang

Sebab hidup begitu melelahkan

Aku ingin cepat sampai

Di Ciputat, tapi sanaan dikit


Aku ingin mengajak Nietzsche, Marx, dan Gandhi

Ngopi dengan damai

Di tempat yang ada kamunya

Di Ciputat, tapi sanaan dikit


Jika WSATCC dengan kisah dari selatan Jakarta

Maka aku lebih menyukai sebelah selatan Ciputat

Sebab kasih bertumbuh di sana

Sebab kisah terbunuh di sana


Ahh, senja dan hujan berkolaborasi membentuk cinta dalam garis menuju Ciputat, tapi sanaan dikit

Hingga malam menelannya dan hilang dalam ketiadaan


Di ujung kata, di tepi rasa

Ada pesan yang kutitip pada semesta


Hai bunga yang bukan milikku

Do’a dari jauh tak henti siramimu

Jangan layu, mekarlah dengan merdu

Di Ciputat, sanaan dikit.

Komentar

Postingan Populer