Epilog
Kita menuju babak akhir
Menyiapkan diri untuk perayaan sebenarnya
Kembang api dan kentongan bersiap untuk memecah malam
Anak-anak penuh sukacita menyanyikan takbir
Ahh, opor buatan Ibu adalah kudapan paling kutunggu
Esok adalah air mata
Bukan air mata untuk membenci
Melainkan air mata untuk memaafkan
Perayaan atas kemenangan menahan diri
Tak apa jika belum sempurna
Pada akhirnya hidup tak pernah menuntut sempurna
Hanya saja kita perlu belajar untuk menjadi sedikit lebih baik
Selamat merayakan
Selamat memaafkan
Sampai jumpa di perayaan-perayaan selanjutnya
Jadi lebih baik ya
Komentar
Posting Komentar