Lagi Mikir Judulnya Apa
Rindu adalah air mata yang jatuh dari langit tanpa sedikit bicara
Ia begitu dingin, seperti kursi-kursi yang tak pernah lagi kau duduki
Jika cinta adalah minuman keras, maka rindu adalah racun yang tak menemukan penawarnya
Di manakah tempat rindu itu benar-benar berada?
Di bibir buku berdebu di bawah meja?
atau di jalan-jalan di akar-akar beringin?
Atau di dalam ingatan? Di Tempat yang paling sunyi
Apakah rindu harus dibersihkan seperti ranting-ranting pohon mangga yang jatuh di halaman?
Atau dibiarkan begitu saja mengering seperti gabah yang dijemur di tepi jalan?
Atau nikmati saja seperti anggur di jam 2 pagi dengan obrolan-obrolan ngawurnya
Komentar
Posting Komentar