Kedalaman Matamu

Di bingkai matamu

Puisi-puisi ranum siap dipetik

Tatapanmu tajam tapi teduh

Kau terlihat kuat pun anggun

Matamu menyala api

Di dalamnya, mawar-mawar mekar

Merah berdarah, hitam jelaga

Terkadang matamu terlihat lelah dan layu

Tapi tatapanmu selalu ke depan

Penuh keyakinan

Aku ingin menyelami matamu, walau aku pasti tenggelam

Aku ingin mendaki matamu, walau aku pasti tersesat

Di matamu, segalanya terbangun segalanya runtuh

Jangan berkedip, aku benci tersipu.

Komentar

Postingan Populer